Saturday, November 24, 2018

Menjadi Blogger Beneran #02

Wahai Hasan, Lu boleh lupa sesuka Lu. Lupa atas nama sibuk atau atas nama apa pun. Lupa karena alasannya lupa. Tapi Lu jangan lupa untuk mengerjakan tiga hal ini :

1. Membaca Al Quran setiap hari. Minimal (isi sendiri ya)
2. Berolahraga (thfnpkhn)
3. Menulis
4. Update Lu punya blog
5. Membaca Buku

Menjadi Blogger Beneran #01

Katanya pengen jadi blogger?

Iya.

Kok, yang tahu Lu jadi blogger cuma Lu doang sih?

Masak sih?

Coba tanya temen-temen Lu. Temen kantor. Temen kuliah. Temen tapi temen.

Bener juga ya. Terus gimana dong?

Ya udah, bikin branding (halah) bahwa Lu itu blogger beneran. Bukan blogger yang cuma dikenal sendiri.

Iya. Iya.

Sekarang, Lu mau ngapain gw tanya?

Untuk menunjang bahwa gua seorang blogger beneran, maka gua akan :
Satu. rajin nge-posting di blog.
Dua. gua pasang status bahwa gua udah nge-post. Setiap hari.

Cakep.


Petugas SPBU Yang Baru

Dalam satu putaran saja, mobil yang saya kendarai memasuki SPBU di bilangan kota Bandung. Karena masih pagi, saya tidak perlu mengantri.

Di sebelah kiri telah berdiri seorang petugas. Tapi dia tidak berseragam. Dia pegawai baru. Mata ini tidak bisa lepas dari yang dia pakainya. Celana panjang hitam yang warnanya menjurus abu, karena saking lamanya. Baju putih lengan panjang yang warnanya sudah bisa dibilang tidak putih dan seutas ikat pinggang yang kepalanya tidak terlalu besar.

"Isi berapa liter Mas?" Katanya masih gugup. Masih baru.
"100,"Jawab saya pendek.

Setelah itu bensin pun mengalir ke dalam mobil. Seperti mengalirnya fikiran saya kemana-mana. Sampai kisah ini ditulis, saya cuma bisa berkata dalam hati: saya masih jauh beruntung.